
Galeri Seni: “Menyulam Sejarah” menampakkan citraan yang bersumber dari fragmen foto-foto arsip masa-masa awal republik Indonesia. Ia menggunakan jalinan benang yang dirajut / disulam membentuk siluet potret para tokoh perjuangan dan juga kejadian-kejadian pada masa pembentukan republik [...]

By Eva McGovern
Looking at Indonesian photographer Angki Purbandono’s work at Richard Koh Fine Art many months ago inspired me to think about how photography expands and challenges fixed notions about [...]

by Karim Raslan
In Jogjakarta, from the perspective of the arts, more is more. And with the recently concluded Tenth Biennale: Jogja Jamming, the city reveals once again its central role in the Republic’s creative [...]

ceritalah oleh Karim Raslan
Ulasan: Pameran ‘The Erased Time’ oleh FX Harsono
Bagi Kaum etnik Cina di Indonesia, sebarang kajian mengenai urutan sejarah mereka yang panjang di Republik itu penuh dengan kenangan pedih: ketakutan, kematian, korupsi, rampasan dan diskriminasi. Pertunjukan terbaharu pelukis FX Harsono di Galeri Nasional Jakarta menyoroti tema-tema [...]

by Karim Raslan
Review: FX Harsono’s The Erased Time @ National Gallery, Jakarta
For Indonesia’s ethnic Chinese, any review of their long history in the Republic is fraught with painful memories: fear, death, corruption, sequestration and discrimination. Are the country’s Chinese really free or are they doomed to re-experience the suspicion and violence of the [...]

Ceritalah oleh Karim Raslan
Profil:Jika Matahati merupakan kumpulan pelukis yang paling terkenal di Malaysia, maka Jendela yang berpangkalan di Jakarta (kedua-dua kumpulan ini terdiri daripada kalangan pelukis muda dalam lingkungan usia pertengahan 30-an) merupakan kumpulan pelukis yang cukup terkenal di [...]

oleh Nirwan Ahmad Arsuka
Selain deretan karya yang sungguh beraneka ragam dan dikerjakan dalam kurun dua dekade lebih dari mungkin perupa terpenting Indonesia saat ini, penghargaan memang harus juga diberikan ke pelaksanaan pameran, Still Crazy After All These [...]

By ARTERI
An evening of magical realism, story telling, puppetry, total installation, suspension of disbelief and contemporary fairy tales by Iwan Effendi and Maria Tri Sulistyani at Valentine Willie Fine Art KL. [...]

By Eva McGovern
Birdprayers is an ongoing multi site, multidisciplinary project that combines performance, exhibitions and talks by artists Sara Nuytmans (The Netherlands) and Arya Pandjalu [...]

oleh Brigitta Isabella
Foto-foto yang Agan Harahap tawarkan memang memacu pikiran kita untuk berfantasi. Melalui medium yang memang dia terbiasa dan kuasai, ia juga mampu mengolah imajinasinya dengan sangat menawan. [...]

by Syed Muhd. Hafiz
The juxtaposition of Ahmad Zakii’s latest series of works, Being and Pramuhendra’s Spacing Identities within the NUS Museum programme continues to facilitate critical insights into Southeast Asian contemporary art. [...]

By Tintin Wulia
Blog entry by Indonesian artist Tintin Wulia sharing her 2009 performance project in Melbourne, ‘terra incognita et cetera’ which explores issues on territories, collective play and [...]

by Yin Shao Loong
In conjunction with last weekend’s Art for Grabs fair at the Central Market Annexe political scientist and historian Farish Noor delivered another of his occasional lectures on Southeast Asian history. This time on ‘Batik as a Trans-Cultural [...]

by Yin Shao Loong
The renowned Southeast Asianist and scholar of nationalism, Benedict Anderson, spoke at University Malaya last Friday on his latest project, a biography of the Indonesian nationalist and journalist Kwee Thiam Tjing (b. 1900).
Kwee, better known by his pen name Tjamboek Berdoeri, has been recently rediscovered in Indonesia with the republication of his collected volume of writingsIndonesia dalem Api dan Bara [“Indonesia in Flames and Cinders”] (Elkasa, 2004). The volume, originally published in 1947, presents his Malay-language writings in the period leading up to Indonesia’s merdeka. [...]

by Yusuf Martin
There is an image refusing to leave my head. It’s of a youth, guitar in hand, kampung serenading. This iconic image, for me, represents all that is Malaysian, the serenity of idyll, the incumbent artistic muse and preponderance to [...]
Recent Comments